KONSEP IKHLAS AL-GHAZALI: ANALISIS FENOMENA DOKUMENTASI AMAL SOSIAL DI ERA DIGITAL

Penulis

  • Muhammad Rizky Shorfana Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta

Kata Kunci:

Al-Ghazali, Amal Sosial, Digital, Dokumentasi, Konsep Ikhlas

Abstrak

Artikel ini berfokus pada konsep ikhlas menurut Imam al-Ghazali dan relevansinya dalam menganalisis fenomena dokumentasi amal sosial di era digital. Konsep ikhlas menekankan pemurnian niat sehingga setiap amal dilakukan semata-mata untuk Allah, bebas dari motivasi duniawi seperti pengakuan atau pujian. Dalam konteks era digital, praktik dokumentasi amal sosial melalui foto, video, dan live streaming sering kali memunculkan pertanyaan terkait keaslian niat, yang berpotensi menimbulkan riya’ (pamer). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan pustaka untuk mengaitkan pemikiran al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin dengan tantangan modern dalam praktik amal sosial. Dilihat dari perspektif al-Ghazali, konsep ikhlas menjadi kerangka spiritual yang penting untuk mengevaluasi motivasi di balik amal sosial agar tetap berorientasi pada ridha Allah. Kajian ini juga menyoroti pentingnya pendidikan spiritual dan refleksi diri untuk menjaga keikhlasan, sekaligus memberikan panduan praktis dalam memanfaatkan teknologi digital tanpa mengurangi nilai spiritual dari amal tersebut.

Referensi

Anwar, S., Reza, R., & Samsirin, S. (2022). Pohon Adab: Pemikiran Pendidikan Imam al-Ghazali dalam Menguatkan Generasi Islami (Studi Analisis Kitab Bidayah al Hidayah). Prosiding The Annual Conference on Islamic Religious Education, (April), 56.

Barlian, E. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. Sustainability (Switzerland), 11(1), 1–14.

Doni, & Lutfhi, F. (2023). Dampak Media Sosial Terhadap Perkembangan Baitulmaal Iltizam Indonesia Kota Pontianak. Prosiding Seminar Nasional Program Studi Ekonomi Islam, 1, 237–255.

Fikri, M. K. (2022). Imam Al-Ghazali: Biografi Lengkap Sang Hujjatul Islam (pertama; M. Arifin, ed.). Jakarta Selatan: Laksana.

Ghazali, I. (1993). Revival of Religious Learnings Ihyd’’ulum al-din, Volume IV, Translated by Fazlul-Karim. Karachi: Darul-Ishaat, I.

Habiburohim, M. I. (2021). Salahkah Melakukan Dokumentasi Saat Kegiatan Amal?

Herman, H. (2017). Strategi Komunikasi Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Melalui Media Sosial. Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi, 1(2), 171–190. https://doi.org/10.15575/CJIK.V1I2.4833

Hidayah, N., Rosidi, A. R., & Shofiyani, A. (2023). Konsep Ikhlas Menurut Imam Al-Ghazali dan Relevansinya Terhadap Tujuan Pendidikan Islam. Urwatul Wutsqo: Jurnal Studi Kependidikan Dan Keislaman, 12(2), 190–207. https://doi.org/10.54437/urwatulwutsqo.v12i2.957

Indri Guli. (2015). Pemanfaatan Media Foto dan Video dalam Gerakan Sosial – RMI. Retrieved January 4, 2025, from https://rmibogor.id/2015/12/23/pemanfaatan-media-foto-dan-video-dalam-gerakan-sosial/

Ismail, I., Rosyidi, S., & Ghazali, Y. A. (2020). Biografi Imam al-Ghazali Lebih Mengenal Sang Hujjatul Islam (Kedua). Jakarta: Qaf Media Kreativa.

Junaedi, D., & Lia, S. (2019). Ikhlas Dalam Al-Quran. Ta’lim, 1(2), 34–42. https://doi.org/10.36269/tlm.v1i2.119

Lidia Artika, M Yaffi Rabbani, Muhammad Ridho Rizky Nafis, Nursyahri Siregar, & Indra Gusnanda. (2023). Biografi Tokoh Tasawuf Al-Ghazali. Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan Dan Kebudayaan, 1(2), 29–55. https://doi.org/10.59031/jkppk.v1i2.108

Nurhayati, M. A., Wirayudha, A. P., Fahrezi, A., Pasama, D. R., & Noor, A. M. (2023). Islam Dan Tantangan Dalam Era Digital: Mengembangkan Koneksi Spiritual Dalam Dunia Maya. Al-Aufa: Jurnal Pendidikan Dan Kajian Keislaman, 5(1), 1–27. https://doi.org/10.32665/alaufa.v5i1.1618

Oktafiana, M., & Romadhona, M. (2023). Konten Infografis untuk Media Sosial Sebagai Edukasi Cara Perhitungan Zakat Maal. Triwikrama: Jurnal Multidisiplin Ilmu Sosial, 2(2), 1–10.

Rahman, M. R. A. (2016). Al-Ghazālī in Literature With Special Reference To His Biography and the Issue of Faith and Good Deeds. Journal of Islamic Social Sciences and Humanities ‫واإلنسانية‬ ‫اإلسالمية‬ ‫الثقافة‬ ‫مجلة‬, 8, 63–93.‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬

Sari. (2024). Konsep Ikhlas Dan Relevansi Terhadap Pendidikan Agama Islam. Jurnal Media Akademik (JMA), 2(6), 1–9.

Syafanah, D. N., Jannah, R., Safithri, N., Hidayat, W., & Indriana, D. (2024). Imam Al-Ghzali’s Educational Thoughts in an Islamic Perspective. JICN: Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 1(2), 2697–2704.

Syawaluddin. (2024). Mewujudukan Generasi Yang Berlandaskan Iman, Ilmudan Amal. 4, 29–37.

Syukur, A. (2024). Al-Ghazali: Biografi & Intisari Filsafatnya (Pertama; Hakan, Ed.). Yogyakarta: Diva Press.

Vistaufa wardhatul Chomairha. (2023). Media Sosial Sebagai Media Bersedekah | kumparan.com. Retrieved January 4, 2025, from https://kumparan.com/vistaufa-wardhatul-chomairha/media-sosial-sebagai-media-bersedekah-20bb4biaxMR

Zaini, A. (2017). Pemikiran Tasawuf Imam Al-Ghazali. Esoterik, 2(1), 146–159. https://doi.org/10.21043/esoterik.v2i1.1902

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-28

Cara Mengutip

Muhammad Rizky Shorfana. (2025). KONSEP IKHLAS AL-GHAZALI: ANALISIS FENOMENA DOKUMENTASI AMAL SOSIAL DI ERA DIGITAL . Jurnal Al-Hikmah, 4(1), 1–13. Diambil dari https://ejournal.badrussholeh.ac.id/index.php/Al-Hikmah/article/view/522