PENGARUH SELF REGULATED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DALAM PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING
Abstrak
Keterampilan bagaimana cara belajar yang mencakup pemahaman tentang kemampuan berpikir, proses berpikir dan motivasi diri untuk mencapai tujuan belajar dalam istilah psikologi pendidikan disebut dengan self regulated learning (SRL). Strategi self regulated learning penting dimiliki mahasiswa untuk menunjang keberhasilan studinya. Dengan menerapkan self regulated learning, mahasiswa belajar berdasarkan tahapan yang teratur. Tahapan-tahapan pembelajaran yang terstruktur sangat baik digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Salah satu model pembelajaran yang cocok untuk mengembangkan self regulated learning adalah blended learning, dengan pembelajaran yang memberikan peluang kepada mahasiswa untuk menjalani proses belajar aktif dengan melakukan regulasi diri. .
Hasil penelitian, yaitu: (1) Sebanyak 38% dari 50 mahasiswa memiliki self regulated learning rendah, 34% dari 50 mahasiswa memiliki self regulated learning sedang, dan 28% dari 50 mahasiswa kemampuan self regulated learning tinggi saat menerapkan blended learning berbasis edmodo. (2) Diperoleh nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa yang memiliki self regulated learning rendah adalah 30,26. Sedangkan nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa yang memiliki self regulated learning tinggi adalah 41,90. Selisih rata-rata keduanya adalah 11,64. (3) Berdasarkan tabel Independent Samples Test terlihat bahwa nilai thitung sebesar -5,828 sedangkan nilai ttabel dengan taraf signifikansi 5% adalah -6,419. Hal ini berarti nilai t hitung lebih besar dari nilai ttabel (thitung > ttabel), sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis yang signifikan antara mahasiswa yang memiliki self regulated learning tinggi dan mahasiswa yang memiliki self regulated learning rendah.
Kata Kunci: Self Regulated Learning, Kemampuan Berpikir Kritis, Blended LearningReferensi
Filsaime. Menguak Rahasia Berpikir Kritis dan Kreatif. Jakarta: Prestasi Pustakaraya. 2008
Kurniasih, Ary Woro. “Penjenjangan Kemampuan Berpikir Kritis dan Identifikasi Tahap Berpikir Kritis Mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika FMIPA UNNES dalam Menyelesaikan Masalah Matematika”. Tesis. 2010
Liliasari. “Model Pembelajaran IPA untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Calon Guru sebagai Kecenderungan Baru pada Era Globalisasi”. Jurnal Pengajaran MIPA, 1. 2001
Prasetyowati, Dian Tri. “Pengaruh Kemandirian Belajar dan Kemampuan Awal terhadap Berpikir Kritis pada Mata Kuliah Akuntansi Perusahaan Jasa pada Mahasiswa”. Publikasi Ilmiah Universitas Muhammadiyah Surakarta. 2016
Sucipto. “Peningkatan Self Regulated Learning Mahasiswa di Era Digital melalui Pembelajaran Blended Learning”. Jurnal Ilmiah Soulmath, 1. 2017
Zimmerman & D.H. Schunk. Self-Regulated Learning and Academic Achievement: Theory, Research, and Practice. New York: Springer Verlag. 1989.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
##plugins.generic.dates.accepted## 2021-10-16
##plugins.generic.dates.published## 2021-03-01


